Partai penutup minggu keenam menyajikan Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang. Duel berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Minggu (3/10/2021) mulai pukul 20.30 WIB.
Melawan PSIS Semarang, Bajul Ijo situs slot game terpercaya akan pintar-pintar mengatur strategi saat laga berjalan. Juru taktik Persebaya Aji Santoso menyatakan siap untuk menjadi tim pertama yang mengalahkan PSIS Semarang di musim ini.
"Kita lihat PSIS adalah tim yang belum terkalahkan. Artinya mereka punya kekuatan yang bagus. Tapi untuk pertandingan ini kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mematahkan rekor tersebut," kata coach Aji Santoso.
"Kita akan menggunakan taktik khusus untuk menghadapi PSIS yang tujuannya untuk membobol gawang PSIS. Semua sudah freebet slot games saya berikan ke pemain, tinggal bagaimana mengaplikasikannya," sambung Aji Santoso dikutip dari media klub.
PSIS Semarang berada di posisi ke-5 klasemen sementara dengan jumlah sembilan poin. Untuk bisa merangkak naik, coach Imran Nahumarury mematangkan taktik sebelum bertemu Persebaya Surabaya.
BACA JUGA :
Hasil Liga Inggris Diwarnai Kartu Merah, Chelsea Bungkam Southampton
“Matangkan taktik waktu official training. Tentu dengan mempelajari permainan Persebaya dan memperbaiki beberapa kesalahan PSIS. Semoga kami bisa petik poin penuh pada pertandingan nanti,” pungkasnya.
Sementara Persik Kediri menempati posisi ke-13. Punya poin sama seperti Arema, mereka kalah selisih gol.Coach Arema FC Eduardo Almeida menekankan siapapun yang diturunkannya harus tampil maksimal.
“Kami harus optimis. Kami adalah tim yang akan bermain dengan 11 pemain, siapapun yang akan bermain nanti tentu adalah mereka yang paling siap,” ungkap Eduardo Almeida dikutip dari media klub.
Eduardo Almedia menargetkan tiga poin penuh melawan Persela Lamongan. “Target kita tidak berubah, tetap tiga poin. Itu adalah target di setiap pertandingan,” sambungnya.Dua atlet judo dari Kalimantan Timur harus bertahan di Kota Mimika, karena terkonfirmasi positif Covid-19 setelah mengikuti Pekan Olahraga Nasional XX Papua. Mereka terdeteksi usai menjalani tes usap polymerase chain reaction (PCR) sebelum pulang ke daerah asal.
Pelatih judo Kaltim Adianoor mengatakan dua atlet tersebut adalah Melia Kubus dan Eko Haryono. Saat ini mereka menjalani perawatan di Rumah Sakit Mimika.
"Jadwal kepulangan tim judo menuju Kaltim pada 3 Oktober 2021. Dari tiga atlet yang manjalani tes PCR, dua orang dinyatakan positif dengan status tanpa gejala," kata Adianoor, dilansir Antara.
Kaltim hanya menurunkan tiga orang pejudo dan semuanya telah menyelesaikan pertandingan di . Tim meraih satu medali perunggu kelas 52kg putri atas nama Yaumil Agsharini.Yang bersangkutan bisa kembali ke Kaltim bersama manajer tim judo Lukito karena negatif.
"Untuk dua atlet yang positif dijadwalkan menjalani tes ulang PCR, kami sudah melakukan koordinasi dengan tim kesehatan KONI Kaltim, semoga hasilnya ada perubahan dan kami segera pulang," ungkap Adianoor, yang bertahan di Mimika untuk menemani dua anak didiknya hingga kepulangan ke Kaltim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar